RENUNGAN : Api dan Palu

“Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?” Yeremia 23:29

Api dan palu adalah merupakan sepasang alat yang digunakan oleh tukang pandai besi. Api digunakan untuk memanaskan besi agar memuai dan palu digunakan untuk membentuknya. Firman Tuhan dinyatakan oleh Nabi Yeremia sebagai api dan palu. Yaitu untuk membakar hati manusia agar memuai dan setelah itu dipukul dengan palu agar membentuk. Demikianlah Firman TUHAN itu seperti api dan palu yang digunakan untuk membentuk hati kita.

Saat kita mendengarkan dan membaca Firman TUHAN. Itulah saat hati kita dibentuk untuk menjadi indah sesuai dengan kehendak penjunan-NYA yaitu TUHAN. Oleh sebab itu kadang-kadang Firman TUHAN begitu keras menempelak hati kita. Itulah saat hati kita dipukul agar membentuk. Kadang terasa begitu panas di hati kita. Itulah saat hati kita dibakar agar memuai. Pada saat demikian, jangan pernah sakit hati, atau kecewa apalagi memberontak, hal itu akan memperlambat pembentukan hati kita. Terima setiap Firman TUHAN dengan rasa syukur.

Marilah kita nikmati Firman TUHAN dalam hidup kita, agar hati kita indah sesuai dengan kehendak TUHAN. Amin. Dari Kota Sion TUHAN YESUS memberkati.

(Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: