PUISI : Hati Yang Menyala

Kadang hatiku bagai api yang membara

Terasa panas membakar merah menyala

Ketika amarah sedang meledak  dalam dada

Seakan tak bisa padam oleh apapun jua

 

Kadang hatiku bagai gunung es batu

Terasa dingin keras membeku

Ketika kekecewaan sedang membelenggu

Seakan tak kan mencair meski oleh seribu rayu

 

Kadang hatiku bagai emas permata

Terasa menyala terang bercahaya

Ketika Firman Tuhan menyentuh jiwa

Tetap bersinar meski sejuta badai menerpa

 

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: