PUISI : Hidup Sendirian

Malam itu hati terasa begitu gundah

Detik demi detik kian lambat melangkah

Hadir bayangan masa yang sudah-sudah

Membuat suasana kian resah dan gelisah

 

Kini kusadari akan adanya sebuah kenyataan

Hidup sendiri tanpa seorang yang menjadi pujaan

Dia telah pergi dan hanya meninggalkan sebuh goresan

Kenangan masa silam yang tak kan mungkin terlupakan

 

TUHAN kiranya KAU  memberiku sebuah kekuatan

Menjalani sisa hidup tanpa seorang pasangan

Aku percaya bersamaMU semua dapat diselesaikan

Tanpa harus menghadapi kegagalan dan keputus-asaan

 

(Sion, KI Jogo Sion).

 

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: