PUISI : Nyala Lilin Kecil

Hidupku tak secerah mentari yang berseri setiap pagi

Tak seindah rembulan yang bersinar di malam hari

Tak secantik bunga yang menghias taman-taman asri

Dan tak sesejuk embun yang sanggup menyegarkan bumi

 

Hidupku hanyalah bagai lilin kecil yang memancarkan diri

Yang untuk seberkas cahaya aku harus mengorbankan diri

Meleleh dan hancur dalam nyala api yang tiada berarti

Dan padam setelah seluruh jiwa ragaku tak tersisa lagi

 

Namun aku bangga dengan pengorbananku ini

Meski hanyalah sebersit cahaya yang menerangi

Paling tidak aku dapat berbagi kepada dunia ini

Dimana kegelapan sedang menyelimuti setiap hati

 

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

 

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: