RENUNGAN : Dijemput Tuhan Yesus

“Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.” Yohanes 14:3

Di jemput Tuhan Yesus. Sebuah berita yang sungguh menggembirakan. Kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke surga, ternyata akan datang kembali untuk menjemput kita. Tidak ada seorangpun yang mengerti jalan ke surga. Bahkan alam kematianpun kita sama sekali belum mengerti, mau kemana, bagaimana situasi dan kondisinya. Tetapi TUHAN YESUS rela menjemput kita saat kita di panggil TUHAN.

Seorang yang masih hidup di dalam dunia tidak dapat mengerti alam kematian, demikian juga yang sudah mati tidak dapat kembali ke dalam dunia. Dua dunia yang terpisah, namun semua orang akan mengalami kedua-duanya. Kita semua sedang menuju ke alam kematian, dan tidak ada seorangpun tahu jalan kesana. Tuhan Yesus janjikan, tidak perlu kita gelisah atau takut, sebab TUHAN YESUS sendiri yang akan menjemput kita saat kita menutup mata.

Kematian bukanlah merupakan suatu yang menakutkan bagi kita. Kematian bukan suatu hal yang menyedihkan, atau akhir dari segala sesuatu. Kematian justru menjadi sebuah pengharapan bagi kita untuk bertemu dengan TUHAN YESUS. Beristirahat dari segala kelelahan hidup ini. Saat kita menutup mata, mengakhiri hidup ini, dan membuka mata kembali di alam baka, TUHAN YESUS sudah ada di samping kita, siap menjemput kita.

Jadikan kematian sebagai suatu pengharapan untuk berada dalam pelukan TUHAN YESUS. Amin.

(Pdt Agus Widjianto, MTh).

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: