RENUNGAN : Masih Hidup Meski Sudah Mati

“Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Elisa, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri”. I Raja-raja 13:21

Masih hidup meski sudah mati. Nabi Elisa sudah mati, namun kuasa yang ada di dalam dirinya masih hidup. Hal itu dibuktikan saat sebuah mayat di campakkan ke dalam kubur nabi Elisa, demi mayat itu kena kepada tulang-tulang nabi Elisa, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri. Mengapa kuasa yang ada di dalam nabi Elisa masih hidup, meski ia sudah mati? Karena nabi Elisa taat kepada TUHAN dan mengasihi TUHAN. Ia memberikan hidupnya untuk melayani TUHAN.

Jika kit hidup seperti nabi Elisa yang taat dan mengasihi TUHAN. Kuasa itu juga ada di dalam diri kita. Meski kita sudah mati, kuasa itu akan masih hidup di dalam diri kita. Pelayanan-pelayanan yang sudah kita mulai, masih terus diberkati TUHAN meski kita sudah di panggil TUHAN. Anak-anak kita akan terus diberkati TUHAN, meski kita sudah tiada. Bahkan nama kita akan terus di kenang sepanjang masa, kesaksian-kesaksian kita akan terus di catat dan diingat, sehingga menjadi berkat bagi banyak orang sepanjang sejarah. Kuasa yang ada di dalam hidup kita akan abadi sepanjang masa.

Meski hidup kita pendek, ALLAH memberikan kuasa di dalam diri kita panjang sepanjang masa. Amin.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

Categories: Renungan | Tags: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: