RENUNGAN : Diam Dalam Kelam

DIAM DALAM KELAM

“Pada waktu itu berkatalah Salomo: “TUHAN telah menetapkan matahari di langit, tetapi Ia memutuskan untuk diam dalam kekelaman.  Sekarang, aku telah mendirikan rumah kediaman bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya.” I Raja-raja 8:12-13.

Diam dalam kekelaman. Allah adalah penguasa alam semesta. IA juga penguasa atas langit dan bumi. Namun demikian meski IA dapat menjadikan segala sesuatu. Allah rela tinggal dalam kekelaman. Yaitu tinggal dalam hati kita yang penuh kekelaman. Sama seperti bangsa Israel yang penuh kekelaman saat dalam perjalanan dari Mesir menuju Tanah Kanaan. Demikian pula hati kita penuh kekelamaan saat perjalanan hidup menuju surga.

Allah rela tinggal dalam hati kita yang penuh dengan kekelaman. Perjalanan hidup kita sedang menuju surga. Namun demikian ALLAH berkenan tinggal dalam hati kita yang penuh dengan kekelaman. Saat kita jatuh bangun, saat kita berada dalam pergumulan berat, rintihan-rintihan hati, kesakitan, kekecewaan dan berbagai-bagai luka yang mendalam dalam hati, Allah tidak pernah tinggalkan kita. IA tetap tinggal dalam hati kita untuk menuntun langkah kita hingga menuju surga yang mulia.

Sama seperti Salomo yang membangun rumah bagi TUHAN dengan segala perkakas yang mahal dan indah-indah. Marilah kita bangun rumah TUHAN dalam hati kita, dengan sikap hidup, perilaku dan tutur kata yang indah-indah, agar TUHAN berkenan atas kita.

Sikap hidup yang indah adalah bangunan yang berharga bagi TUHAN dalam hati kita. Amin. Dari SION TUHAN YESUS memberkati.
(Pdt Agus Widjianto, MTh).

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: