RENUNGAN : Simon Dari Kirene

SIMON DARI KIRENE

Namaku Simon, aku dari Kirene. Kota kecil yang tidak jauh dari Yerusalem. Aku berkunjung ke Yerusalem untuk merayakan paskah. Hal itu sudah bertahun-tahun aku lakukan. Namun tahun ini ada sesuatu yang berbeda, sebab aku melihat TUHAN YESUS berjalan tertatih-tatih memikul salib menuju bukit Golgota. Sorak-sorai penghinaan terdengar di sana-sini. Orang-orang sepanjang jalan mencela dan mencibir TUHAN YESUS. Mereka teriakkan, “salibkan DIA!, salibkan Dia” seperti sebuah sorak kemenangan.

Hatiku hancur saat melihatNYA. Dia bukan orang biasa. Sebab sudah lama aku mengagumiNYA. PengajaranNYA yang luar biasa. Banyak menyembuhkan orang sakit, bahkan pernah membangkitkan orang mati. IA selalu memperhatikan orang-orang kecil. Ada banyak mujizat selalu terjadi dalam pelayananNYA. HidupNYA hampir untuk memperhatikan orang banyak. Kini Dia dicaci maki oleh mereka yang pernah ditolongNYA.

Tak kuasa aku menahan, tanpa pikir panjang langsung saja aku memikul salibnya. Entah dorongan dari mana aku tak tahu. Rasanya sama sekali tidak ada ketakutan di dalam diriku. Bahkan salibNYA terasa ringan di pundakku. Ada sukacita dan damai sejahtera yang mengalir di dalam hatiku.

Kini semua telah berlalu, pengalaman indah yang tak terlupakan. Sejak saat itu rasanya hidupku diubahkan. Tak hentinya aku bersaksi kepada setiap orang. Bahkan hingga kinipun aku bangga, karena namaku tercatat di alkitab. Sungguh aku bersyukur, aku tidak pernah menyesal. Memikul salib menjadi berkat yang besar dalam hidupku. Terima kasih TUHAN atas, pengalaman yang indah ini. Amin.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: