RENUNGAN : Jeritan Orang Lemah

JERITAN ORANG LEMAH

“Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.” Amsal 21:13

Jeritan orang lemah kadang membangkitkan belas kasihan kita. Sehingga dengan senang hati kita memberi. Jeritan orang lemah kadang juga membuat kita jengkel. Karena jeritan itu tidak mengenal situasi dan kondisi. Dalam perayaan-perayaan besar agama di Indonesia seperti ini, bukan saja terjadi ledakan kepadatan jalan raya. Tetapi juga ledakan jeritan orang lemah di sepanjang jalan, sehingga menambah kemacetan lalu lintas. Ledakan jeritan orang miskin juga terjadi dirumah-rumah, sehingga dalam satu hari banyak sekali orang yang meminta-minta datang kerumah. Di pertokoan dan restoran semakin banyak jeritan orang miskin mengelilingi kita. Karena begitu banyaknya jeritan orang miskin, dimana-mana dan tidak mengenal situasi dan kondisi, dapat membuat kita menjadi jengkel, marah dan dingin hati kita, tidak ada lagi belas kasihan. Kita tidak lagi mau memberi kepada mereka, bahkan tidak jarang kita menjadi marah-marah dengan mereka. Dan mungkin mengusir mereka.

Firman Tuhan menyatakan bahwa siapa yang menutup telinga bagi orang lemah, ia tidak akan menerima jawaban kalau ia sendiri berseru-seru. Hidup manusia tidak selalu di atas, kadang juga dibawah. Mungkin hari ini kita berkelimpahan berkat, tetapi besok kita akan kekurangan. Mungkin memang kita tidak akan sama seperti orang-orang lemah dipinggir-pinggir jalan. Tetapi kita harus jujur, bahwa tidak jarang kita berseru-seru kepada Tuhan untuk minta berkat, oleh karena banyaknya kebutuhan.

Marilah kita mendengar jeritan orang-orang lemah disekeliling kita, dalam situasi dan kondisi apapun, agar supaya suatu saat jika kita berseru-seru kepada Tuhan. Tuhan akan menjawab kita. Amin. Dari kota Sion Tuhan Yesus memberkati.

Categories: Renungan | Tags: , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: