Puisi Rohani

PUISI : Gempa Aceh

gempa aceh 1Gempa telah menggoncang Aceh lagi

Membuat nyawa seakan tak berarti

Korban berjatuhan tak tertolong lagi

Semua orang ingin menyelamatkan diri

 

Rumah mewah tak dapat menyelamatkan

Uang banyak tak dapat memberi pertolongan

Pangkat tak dapat memberi perlindungan

Tampan dan cantik menjadi barang murahan

 

Hanya seruan kepada TUHAN terdengar dimana-mana

Menjadi peringatan bahwa manusia lemah tak berdaya

Semua sadar bahwa TUHAN diatas segala-galanya

Kita hanya bisa berserah kepada TUHAN yang kuasa

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menara Babel

Babel-04Menjulang tinggi tiada terperi

Mengatasi segala yang dibumi

Lambang angkuh dan  tinggi hati

Seakan tiada yang menandingi

 

Kini menara babel telah tiada

Namun ada menara yang berbeda

Menjulang tinggi dihati manusia

Lambang keangkuhan tiada tara

 

Runtuhkanlah menara itu semua

Agar TUHAN bertahta atas hati kita

Karena hidup ini hanya sementara

Semua akan kembali kepada-NYA

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kekuasaan Tuhan

ombak-lautGelombang lautan mengalir dan berderu

Gemuruh tiada lelah atau lesu

Tiada yang mendorong atau menggerakkanmu

Tak pernah habis tenagamu

 

Sinar mentari berseri setiap pagi

Berjalan mengitari bumi

Tak pernah terlambat setiap hari

Tiada yang mengaturmu atau mengendali

 

Semua karena keagungan-NYA

Diciptakan untuk kemuliaan-NYA

Agar manusia sadar ia lemah dan tak berdaya

Hanya TUHAN yang berkuasa atas segalanya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kemuliaan Bapa Surgawi

menanti 1Betapa besarnya cinta di dalam diriku

Tak ada yang mau menerimaku

Betapa besar rindu dalam dadaku

Tak ada yang menyambutku

 

Karena semua telah menjadi milik-NYA

Hidupku telah ditebus oleh-NYA

Aku tak berhak lagi menggunakannya

Karena semua demi kemuliaan-NYA

 

Kini aku menanti

Kemuliaan Bapa Surgawi

Dinyatakan dalam hati

Yang lebih berharga dari semua ini

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kemuliaan Abadi

Irawan pantai editSesungguhnya dalam gelap aku dikandung ibuku

Dalam derita aku dilahirkan ke dunia

Dalam kesusahan aku dibesarkan

Dan dalam jerih lelah aku menjadi dewasa

 

Tak ada terang dalam setiap langkahku

Tak ada pertolongan dalam setiap jalanku

Tak ada yang mendengar jeritan hatiku

Tak ada yang mengerti air mataku

 

Sampai tiba waktunya nanti

TUHAN memberi kemuliaan abadi

Tak ada yang dapat menyamai

Bahkan surgapun telah menanti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kasih Yesus

sendiri 5Kadang kita merasa ditinggalkan

Kadang kita merasa diabaikan

Kadang pula kita tak ada yang mendengarkan

Atau mungkin tak ada yang berbelas kasihan

 

Namun sesungguhnya kasih Yesus telah dinyatakan

Ia rela berkorban mati agar kita diselamatkan

Ia rela menemani saat kita sendirian

Bahkan IA rela menolong kita yang kesulitan

 

Serahkan semua bebanmu kepada TUHAN

Semua akan segera memperoleh pemulihan

TUHAN YESUS tak kan pernah melupakan

Apa lagi meninggalkan kita saat kita kesakitan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sikap Hati

senyum 2Hati memang tersembunyi

Namun nampak dalam senyum

Memancar dalam sinar mata

Dan nyata dalam tutur kata

 

Hati yang lemah lembut

Nampak dalam senyum yang ramah

Sinar mata yang bening dan berseri

Turut kata yang menyejukkan

 

Hati yang keras

Nampak dalam senyum yang sinis

Pancaran mata yang suram

Dan tutur kata yang menyakiti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kota Sion

kota sionKota Sion berdiri tegak kokoh dan kuat

Yang tak goyah oleh badai yang hebat

Tak tumbang oleh goncangan dahsyat

Tak runtuh oleh maut yang menyengat

 

Kota Sion tetap bersinar terang cemerlang

Tak kan hilang oleh awan yang menghadang

Tak kan kalah oleh musuh yang menyerang

Tak kan pernah undur oleh segala penghalang

 

Kota Sion kan tetap bersemi setiap pagi

Meski yang lain pergi tuk melarikan diri

Yang lain layu oleh sengatnya mentari

Atau kering oleh kemarau yang tiada henti

 

Karena Kota Sion adalah Kota TUHAN

Yang menyatakan kemuliaan akhir zaman

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sang Pemilik Kehidupan

Sunset 01Setapak demi setapak mentari beranjak pergi

Menyusuri awan hitam menuju malam sepi

Meninggalkan bias-bias kelam di senja hari

Memanggil penguasa malam bangkit kembali

 

Suara kokok ayam mulai sepi

Burung kenaripun pulang ke kandang lagi

Hanya sesekali terdengar katak bernyanyi

Memecah kesunyian yang menyelimuti

 

Tak ada yang dapat melawan

Tak ada yang dapat bertahan

Hanya berharap kepada Pemilik kehidupan

Kiranya berkenan memberi perlindungan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Melawan Sepi

meditasiTak ada sepi yang bernyanyi

Karena sepi tak punya bunyi

Tak ada sepi yang menari

Karena sepi tak punya kaki

 

Tetapi sepi dapat dirasakan

Sepi dapat menenggelamkan

Sepi dapat hadir saat kita diam

Sepi menyerang setiap insan

 

Lawanlah sepi yang menggigitmu

Biarkan orang lain menemanimu

Percayalah TUHAN bersamamu

Maka sepi tak kan membelenggu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 99 pengikut lainnya.