Puisi Rohani

PUISI : Cinta – Valentine

cinta valentineCinta kadang laksana bulan yang menawan

Menghiasi malam kelam

Namun segera hilang di telan awan

 

Cinta kadang laksana mentari

Yang indah berseri saat pagi

Namun segera pergi saat malam hari

 

Cinta kadang laksana bunga yang bersemi

Indah memikat hati

Namun segera layu oleh panasnya mentari

 

Hanya cinta yang hadir dalam mimpi

Yang setia menemani saat malam hari

 

Hanya cinta yang hadir dalam bayangan

Yang setia menemani dalam angan-angan

 

Hanya cinta yang hadir dalam kalbu

Yang selalu memanggil rindu bertemu

 

Semoga ada cinta yang sejati

Yang tak kan pernah berlari

Meski badai datang dan pergi

 

Happy Valentine Day.

God Love You Always.

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Cinta Itu Suci

cinta pasangan 1Cinta itu suci

Harus dibangun dengan hati

Ketulusan harus mewarnai

Kesetiaan harus mendasari

 

Pengkhianat cinta sejati

Penderitaannya akan bertubi-tubi

Malapetaka akan selalu menyertai

Ditimpa kesakitan sampai mati

 

Nikmatilah cinta suci

Menjadi kebahagiaan sejati

Mintalah TUHAN memberkati

Agar hidupmu penuh arti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Tuhan

langitMeski tak nampak oleh mata

Namun ENGKAU ada

Meski tak terdengar oleh telinga

Namun ENGKAU berbicara

 

Meski tak ada di sisi

Namun ENGKAU menyertai

Meski tanganMU tersembunyi

Namun ENGKAU memberkati

 

KasihMU tak bertepi

RencanaMU tak terselami

ENGKAU hidup abadi

Sejak dulu, sekarang dan nanti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Uripe Manungsa

wayang jawaDadi manungsa ojo neko-neko

Sapa sing neko-neko bakal ciloko

Gusti bakal duko marga siro

Menawa urip siro ora tumata

 

Ojo siro rumongsa bisa

Marga siro ora kuasa

Ojo siro sok sembada

Menawa siro ora kuwawa

 

Sumarah marang Gusti

Nyenyuwun awan bengi

Iku dalane urip kang jati

Nganti tekan swarga adi

 

(Pangen Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Iman

iman lilinIMAN

Memberi ketenangan di tengah ketidakpastian

Memberi sukacita di tengah dukacita

Memberi kedamaian di tengah kebimbangan

Memberi pengharapan di tengah penantian

 

IMAN

Tak pernah hancur saat dunia lebur

Tak pernah hilang saat musuh menerjang

Tak pernah undur saat musuh menggempur

Tak pernah takut saat harta hanyut

 

IMAN

Damai di atas badai

Tenang di tengah perang

Nyaman saat rawan

Kuat saat darurat

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Saat Bencana Alam Melanda

pengungsianSaat bencana alam melanda

Harta kekayaan tiada berguna

Pangkat jabatan hanya sia-sia

Nyawa seakan murah harganya

 

Saat bencana alam melanda

Kaya dan miskin menjadi sama

Pejabat dan rakyat tiada beda

Semua berseru kepada yang KUASA

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Banjir Jakarta

Banjir JakartaAir mengalir deras menghempaskan indahnya ibu kota

Memporak-porandakan  harta benda seakan tak berguna

Menenggelamkan nyawa manusia seakan tak berharga

Jerit tangis dan keluh kesah terdengar dimana-mana

 

Indahnya lampu berwarna-warni kini telah tiada

Taman-taman ibu kota kini tinggal sampah belaka

Gedung-gedung menjulang tinggi kini gelap gulita

Hanya air yang membanjir yang memenuhi ibu kota

 

Harta benda berlimpah kini semua sia-sia

Orang-orang pintar tak dapat menolongnya

Jabatan tinggi tak dapat menyelamatkannya

Hanya iman kepada TUHAN saja yang tidak sia-sia

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Pengemis Jalanan

Pengemis JalananMenjadi pengemis di jalanan

Tanpa hiraukan keselamatan

Panas hujan sudah langganan

Haus dan lapar tetap bertahan

 

Kadang ada yang belas kasihan

Kadang tak ada yang pedulikan

Kadang pulang bawa makanan

Kadang tak ada uang di tangan

 

Sejak kecil penuh perjuangan

Belum juga dapat kecukupan

Hanya satu sebuah harapan

Kiranya TUHAN memperhatikan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Senyummu

senyum 01Senyummu adalah embun yang menyejukkan hatiku

Senyummu adalah mentari yang menyinari jiwaku

Senyummu adalah bunga yang menghiasi mimpiku

Senyummu adalah lukisan yang membayangiku

 

Senyummu membangkitkan sukacitaku

Senyummu menggugah gairahku

Senyummu membangunkan rinduku

Senyummu menumbuhkan cintaku

 

Namun betapa indahnya senyummu

Tak pernah kau berikan kepadaku

Begitu mahalnya senyummu bagiku

Hingga aku harus selalu menunggumu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Dengan Uang

uang-01Dengan uang kita bisa membeli ranjang mewah

Tetapi uang tidak bisa membeli tidur nyenyak

 

Dengan uang kita bisa membeli makanan lezat

Tetapi uang tidak bisa membeli rasa lapar

 

Dengan uang kita bisa membeli cinta

Tetapi uang tidak bisa membeli kasih sayang

 

Dengan uang kita bisa membayar para penjaga

Tetapi uang tidak bisa dipakai membeli ketenangan

 

Dengan uang kita bisa membeli mobil bagus

Tetapi uang tidak bisa membeli keselamatan

 

Dengan uang kita bisa membeli rumah indah

Tetapi uang tidak bisa membeli kenyamanan

 

Dengan uang kita bisa membeli kecantikan

Tetapi uang tidak bisa membeli pesona diri

 

Dengan uang kita bisa membeli baju bagus

Tetapi uang tidak bisa membeli daya tarik

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.