Puisi Rohani

PUISI : Sinar Mentari

sinar mentariSelamat datang pagi

Sambutlah hari baru dengan senyummu

Bersinarlah seterang-terangmu

Karena hari ini adalah milikmu

 

Jangan biarkan awan kan menutupimu

Biarkan bunga-bunga mekar bersamamu

Burung-burungpun bernyanyi menyambutmu

Dan kupu-kupu menari menikmati sinarmu

 

Sinarmu adalah sinar kemuliaan BAPA

Cahayamu adalah lambang kasih BAPA

Tak ada yang dapat menahan sinarmu

Sebab engkau adalah sinar BAPA di Bumi

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Putih

putihPUTIH

Tanda hati yang tulus suci

Tanda langit sedang cerah

Tanda bersih dan terawat

Tanda tak ada setetes noda

 

PUTIH

Jika cinta tak kan mengkhianati

Jika sebuah tujuan maka mulia

Jika pengorbanan maka ikhlas

Jika pakaian lambang sederhana

 

PUTIH

Lambang sebuah pertobatan

Ada di busana para rohaniawan

Ada pada jubah TUHAN YESUS

Ada dalam kasih TUHAN YESUS

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Cinta Semusim

Musim semiSaat musim semi

Cintamupun bersemi

 

Saat musim bunga

Cintamupun berbunga-bunga

 

Saat musim buah

Cintamu berbuah lebat

 

Saat musim rontok

Cintamupun mulai rontok

 

Saat musim kering

Cintamupun kering

 

Dan kau tinggalkan aku sendiri

Bersama daun-daun kering

Tanpa cinta dan kasih sayang

 

(Ki Jogo Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Semusim

semusim 1Semusim kita berjumpa

Semusim kita bersama

Semusim kita bercanda

Semusim kita bercinta

 

Kini musim telah berganti

Kau pergi tak kembali

Semusim aku menanti

Semua serba tak pasti

 

Kini musim baru telah tiba

Mungkin kau tak datang jua

Namun ku serahkan segalanya

Kepada DIA yang maha kuasa

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Demi Sion

GBI Sion GrogolDEMI SION

Aku rela dihinakan

Aku rela dipermalukan

Aku sanggup direndahkan

Bahkan tidak memperoleh pelayanan

 

DEMI SION

Aku rela dikhianati

Aku rela di tinggal pergi

Aku sanggup tetap mengasihi

Dia yang sudah menyakiti

 

DEMI SION

Aku rela kehilangan segalanya

Aku tidak menuntut apa-apa

Karena untuk itulah aku dicipta

Agar SION bersinar selamanya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Biru

biruKau lambang cerahnya langit tinggi

Kau lambang dalamnya lautan luas

Kau lambang jauh lepas memandang

Kau lambang demokrasi di sebuah partai

 

Kau hadir segala tempat

Senyummu di antara bunga-bunga

Cantikmu ada di antara gaun mempelai

Manismu di antara lukisan alam

 

TUHAN telah menciptakanmu

Satu di antara sejuta warna

Yang turut menghiasi dunia

Tanpamu dunia nampak suram

Denganmu dunia nampak indah

 

Terima kasih biru

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Tuhan Yesusku

menulisKaulah puisiku

Yang tertulis didasar hatiku

Yang sanggup menyatakan isi hatiku

Yang terdalam sekalipun

 

Kaulah lukisan indahku

Yang terukir didinding hatiku

Yang menggambarkan isi hatiku

Yang tersembunyi sekalipun

 

Kaulah bunga cantikku

Yang menghiasi taman hatiku

Saat yang lain layu

Kau tetap mekar selalu

 

Kaulah YESUS Juru Selamatku

Aku kan tetap setia kepadaMU

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Mujizat Tuhan

CemasSaat kecemasan menyelimuti

Membuat hati kian tak pasti

Kebimbangan terus membayangi

Seakan kehancuran telah menanti

 

Meski telah berdoa setiap hari

Namun TUHAN seakan tak mengerti

Meski telah berserah diri

Namun TUHAN seakan tak peduli

 

Hanya menanti sebuah mujizat terjadi

Untuk mengubah semua yang ditakuti

Namun apapun yang akan terjadi

Percaya TUHAN pasti tak berdiam diri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Memandang Tuhan

memandang TuhanSaat memandang dunia

Mungkin nampak biasa

 

Saat memandang diri sendiri

Mungkin terasa tak berarti

 

Saat memandang Tuhan

Nampak berpengharapan

 

Saat memandang harta

Terasa tak punya apa-apa

 

Saat memandang tahta

Kian terasa nampak  hina

 

Saat memandang Yesus

Kita punya Sang Penebus

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Langkah Hidup

langkah hidupSaat langkah hidup mulai redup

Tertutup bayang-bayang maut

Menyisakan kekuatan yang surut

Jiwapun kian mulai nampak takut

 

Saat langkah hidup mulai nampak pasti

Mengobarkan semangat yang berapi-api

Menghadapi tantangan dengan berani

Bahkan sama sekali tidak takut mati

 

Saat langkah hidup bersama TUHAN

Damai sejahtera yang berkelimpahan

Berkat yang tidak pernah kehabisan

Setiap langkah penuh keberuntungan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 91 pengikut lainnya.