Puisi Rohani

PUISI : Kuasa Tuhan

mentari-pagi-sawahJika diberikanNYA mentari di waktu pagi
Di gantungNYA bulan di waktu malam
Pastilah diberkatilah kamu

Jika didandaninya bunga-bunga
DipeliharaNYA burung-burung
Pastilah dicukupkanNYA keperluanmu

Jika DIA berkuasa atas gunung-gunung
Dia mengatur bintang-bintang
Pastilah ada masa depan indah untukmu

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Penolongku

penolongTUHAN
Apa yang tak sanggup aku lakukan, Engkau telah lakukan
Apa yang tak ku punya, Engkau berikan
Apa yang tak bisa aku kerjakan, Engkau telah kerjakan
Apa yang aku tak ada, Engkau telah sediakan
Apa yang aku tak mampu, Engkau menolongku

TUHAN
Saat aku lemah, Engkau menopangku
Saat aku tak berdaya, Engkau menggendongku
Saat aku sendiri, Engkau menemani
Saat aku tak menyadari, Engkau setia menyertai

TUHAN
Saat aku tak tahu, Engkau tak menuntutku
Saat aku lupa, Engkau membawa
Saat aku berserah, Engkau mendekapku
Saat aku percaya, Engkau selamatkanku

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Satu Coblosan

ilustrasi-coblos-pemiluSatu coblosan dari hak suara kita
Satu coblosan bagi pemimpin bangsa
Satu coblosan bagi masa depan negara
Satu coblosan bagi kesejahteraan Indonesia

Coblos dan tentukan !
Masa depan bangsa ada di tangan
Hanya dengan paku dan kertas lembaran
Kita akan memperoleh seorang negarawan

Golput bukan pilihan
Politik uang bukan ikatan
Memilih adalah kewajiban
Demi bangsa di masa depan

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Iman

imanIman adalah…………..
Tetap berharap dalam kesukaran
Tetap setia dalam kesengsaraan
Tetap bertahan dalam pencobaan
Tetap berserah dalam kesulitan
Tetap bersyukur dalam keadaan hancur

Iman adalah……………
Rela berkorban saat kekurangan
Rela berbagi saat tidak memiliki
Rela membantu saat tidak mampu
Rela memberi meski tak diganti
Rela mengampuni meski dikhianati

Iman adalah…………….
Tak mengeluh saat hati sedang keruh
Tidak membenci meski sering disakiti
Tidak menangis meski hati teriris-iris
Tidak kecewa meski hati dibuat luka
Tidak murtad meski tak ada mujizat

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Cinta Suci

bunga melatiCintamu seputih melati
Harum bagai bunga berseri
Indah nian bagaikan pelangi
Sanggup menyejukkan hati

Cintamu semerah delima
Berani meski banyak dicela
Tak takut meski cobaan mendera
Tak pernah undur terus tetap setia

Cintamu, cinta yang sudah teruji
Yang berani mati demi cinta suci
Membuatku aman untuk memiliki
Tak kan ku lepas hingga akhir nanti

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Ilmu

Brain wavesILMU
Tutur katamu bagaikan permata
Suaramu adalah harta berharga
Ajaranmu bagaikan mutiara
Nasihatmu bagaikan cahaya

ILMU
Olehmu banyak pintu dapat dibukakan
Yang tersesat dituntun ke arah tujuan
Yang bodoh dibukakan pikiran kebenaran
Yang terbelakang dibawa keperkembangan

ILMU
Tak henti kau senantiasa mengelilingiku
TUHAN selalu memberikanmu kepadaku
Aku ingin selalu bersamamu
Sampai akhir perjalanan hidupku

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Satinah

satinahSATINAH
Detik-detik hukuman pancungmu telah dekat
Saat keluargamu tidak mampu membayar diyat
Uang 15 milyar seakan dapat menjadi juru selamat
Hingga tiada jalan selain pembebasan bersyarat

SATINAH
Kau bukanlah yang pertama membayar diyat
Masih banyak Satinah yang lain yang sekarat
Menanti sebuah pembebasan yang bersyarat
Ini cara pemerasan agar bangsa kita melarat

SATINAH
Janganlah kau merasa putus asa
Karena kami berdoa senantiasa
Agar engkaupun segera merdeka
Dan berkumpul dengan keluarga

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Hari Raya Nyepi

nyepi 2NYEPI
Saatnya menenangkan diri
Menjauhkan dari nafsu birahi
Saatnya menyucikan hati
Mendekat kepada Sang Illahi

NYEPI
Padamkan api yang membara
Yang bergelora di dalam jiwa
Menjauhkan kesibukan dunia
Tuk mendapatkan kasih BAPA

NYEPI
Menyadari tak ada yang abadi
Semua akan silih berganti
Marilah selalu intropeksi diri
Hanya kasih BAPA yang abadi

Mengucapkan :
“Selamat Hari Raya Nyepi,
Selamat Tahun Baru Caka 1936”

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Perjalanan Iman

perjalanan hidupBerjalan dalam perjuangan iman
Mengarungi luasnya badai kehidupan
Jatuh bangun dalam berbagai pencobaan
Kadang tersesat arah dalam kebingungan

Tertatih-tatih meraih kemenangan
Berjuang berat dalam pergumulan
Meninggalkan beratnya banyak beban
Melepaskan berbagai kuatnya ikatan

Sering banyak hal terjadi tak dapat dimengerti
Namun tidak membuat perjuangan berhenti
Percaya bahwa pengharapannya adalah pasti
Bahwa di dalam YESUS semuanya jadi berarti

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI: Kasih Sejati

datang pada yesusMengapa kita membiarkan hilang pegangan
Jiwa tergoncang tanpa sebuah pengharapan
Hanyut dalam arus gelombang ketidakpastian
Dicekam keresahan panjang dan kegelisahan

Seakan hidup ini sungguh tidak berarti
Tanpa adanya sebuah kasih yang sejati
Yang kan memberikan ketenangan hati
Atau seorang yang akan mau mengerti
Saat kegundahan sedang menyelimuti

Sedangkan kasih sejati telah nyata
Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita
Oleh karena Kristus telah mati untuk kita
Ketika kita masih berdosa [Roma 5:8]

(Gembala Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.