PUISI : Jumat Agung

JUMAT AGUNG

Saat kau buka mata. Kau akan melihat bahwa hari ini hari Jumat Agung. Hari dimana Tuhan kita disalipkan. Hari dimana pembrontakan manusia mencapai puncaknya. Hari dimana manusia memperlihatkan kesombongannya dengan menyalibkan Tuhan Sang pencipta. Semangatmu adalah untuk membunuh. Perjuanganmu adalah untuk menghancurkan. Persatuanmu untuk menganiaya. Hasratmu adalah untuk mengolok-olok. Dan keinginanmu tiada lain hanyalah untuk  mencaci maki Tuhan Yesus. Sungguh tragis !

Saat kau buka mata. Kau lihat hari ini hari yang bermuram durja. Tak ada senyum atau tawa. Awan tebal menggelantung di langit.  Sinar mentari nampak suram.  Angin sepipun berlalu. Tak ada bisikan atau berita.  Hari ini Tuhan Yesus disalibkan. Di gantung di balok kayu yang kasar. Dipaku dengan paku yang berkarat. Tanpa ada rasa ampun ataupun belas  kasihan.  Sungguh kejam !

Saat kau buka mata. Kau akan melihat betapa besar kasih Tuhan. Ia rela mati bukan untuk makhluk angkasa yang tidak kita kenal. Bukan untuk makhluk halus yang kita tidak tahu. Ia rela mati hanya untuk kita. Manusia yang penuh dosa. Ia menebus dosa kita. Dosa keangkuhan kita, kesombongan kita. Kejahatan kita. Ketidaktaatan kita. Kekerasan hati kita. Pemb’rontakan kita. Iri dengki, kebohongan bahkan menipu, semua ada dalam pengampunan-Nya. Sungguh dahsyat! 

About these ads
Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 95 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: